Batasan Memodifikasi Mobil Agar Tetap Aman dan Nyaman

Batasan Memodifikasi Mobil Agar Tetap Aman dan Nyaman | Untuk memodifikasi mobil yang tetap bisa digunakan sebagai mobil harian, tentu memiliki batasan- batasannya. Modifikasi mobil yang terlalu ekstrem berpotensi untuk membuat mobil tidak nyaman dan aman.

Lalu, sampai mana batasan modifikasi mobil yang aman dan nyaman? Menurut National Modificator and Aftermarket Associations (NMAA) Committee, Rizaldi Parani agar mobil tetap bisa digunakan untuk harian, ubahan eksterior tak perlu terlalu ekstrem.

“Kalau kita ubah eksterior, kita pakai body kit, apakah body kit itu sifatnya add on atau full bumper. Atau dalam konteks yang lebih jauh lagi itu mungkin kita gunakan body convertion. Itu yang biasanya tidak dianjurkan. Karena itu akan sangat berpengaruh terhadap struktur kendaraan itu sendiri. Namanya kendaraan dari pabrikan itu sudah didesain dan memiliki struktur yang sudah sangat diperhitungkan. Oleh karena itu kalau mau ubah eksterior ya diperharikan saja body kit full bumper artinya keliling dengan side skirt-nya, atau hanya add on. Saya sih kalau untuk pemakaian seharian, cenderung tidak mengubah secara ekstrem. Jadi dengan add on saja sudah bagus. Add on itu aksentuasi tambahan saja, body kit, bumper, side skirt. Menurut sayua itu lebih driveable. Tapi sekali lagi tergantung kepada level kepuasan si pemilik,” kata Rizaldi kepada detikOto di arena GIIAS 2016 di ICE, BSD, Tangerang.

Salah satu juri Datsun Xplore Your Style ini mengatakan, untuk memodifikasi pelek juga perlu diperhatikan batas-batasnya. Dia mengatakan, batas yang aman dan nyaman adalah dengan mengganti pelek 2-3 inci lebih besar dari ukuran pelek standard pabrikan.

“Cuma persoalannya adalah kadang orang pengin mencapai level mana tingkat batas kenyamanan yang dia mau. Jadi kadang-kadang level penampilan mengalahkan kenyamanan. Menurut saya itu tergantung dari preference orang itu sendiri. Kadang-kadang orang mau mengeksplor lebih dengan konsekuensi menghilangkan kenyamanan, mungkin dia mau menonjolkan penampilan, dia mungkin bisa naik 4-5 inci di atasnya,” kata Rizaldi.

Sementara soal ubahan interior mobil, agar mobil tetap nyaman, Rizaldi menyarankan agar cukup mengubah tampilan dan lapisan interiornya saja. Karena jika interior diubah secara ekstrem maka akan mengurangi tingkat kenyamanan juga.

“Menurut saya interior itu juga ada kaitannya dengan masalah kenyamanan. Biasanya orang hanya mengganti pembungkusnya, dengan kulit dan sebagainya. Tapi kalau mau eksplore lebih jauh, mungkin kita bisa mengganti bangku depan. Kalau lebih ekstrem lagi, kita bisa menghilangkan bangku belakang untuk meningkatkan efek audionya. Tapi sekali lagi faktor keamanan dan kenyamanan akan berpengaruh. Menurut saya yang rideable, driveable dan enjoyable itu cukup ganti pembungkusnya saja. Lebih kepada permainan aksentuasi. Kalau kita mengubah warna pada interior kita bisa memberikan aksentuasi dengan karbon. Jadi hanya pada panel-panel tertentu kita bisa terapkan. Itu juga sudah kelihatan manis,” ucap Rizaldi. (rgr/ddn)

Sumber

Posted in Tips Trik and tagged , , .