Ini Penjelasan Suzuki Ertiga Lama Jadi Dreza

Ini Penjelasan Suzuki Ertiga Lama Jadi Dreza | Sederet perubahan pada New Ertiga Dreza menunjukkan perubahan, khususnya di bagian bumper. Tentu saja, lagi-lagi hal ini menggugah pertanyaan apakah mungkin pemilik Ertiga edisi di bawahnya mengubah bagian tersebut.

Davy J Tuilan 4 W Sales, Marketing and DND Director PT Suzuki Indomobil, mengatakan, hal itu bukan tidak mungkin dilakukan, apalagi bagi mereka yang bergabung di klub dan siap mencari spare partnya.

¬†“Bisa enggak, Ertiga yang minor change itu diganti menjadi Ertiga Dreza. Jawabannya, akan jadi lebih mahal dibandingkan langsung membeli New Ertiga Dreza. Bumper bisa diganti, tetapi menggantinya ongkosnya jauh lebih mahal. Tapi kalau ingin mengganti, yang kepincut, kami menyarankan ada dua hal. Yang pertama, tambah beli Dreza. Kedua ganti dengan Dreza.” ujarnya setengah berseloroh.

Bukan cuma masalah harga, garansi pun hilang. Efeknya, ada risiko jika garansi hilang akibat penggantian, walau kerap kali konsumen di Indonesia cuek soal hal ini.

“Sudah gitu, sudah diwanti-wanti, waranty-nya hilang, Bro. Ganti bumper depan, ganti bumper belakang, waranty-nya hilang, kalau terjadi sesuatu, yang terkait dengan penggantian. Itu risiko yang terbesar. Kadang-kadang ya di Indonesia cuek aja ya.

 Perubahan muka pada New Ertiga Dreza sendiri dimulai dari sisi depan, yakni New Front Bumper, New Garnish Chrome Grille Radiator Upper, New Grille Radiator Lower, New LED (Light- Emitting Diode), New Granish Radiator Lower, dan New Design Alloy wheel 15 inchi.

New Ertiga Dreza masih mengusung mesin K14B DOHC 4 silinder 1.400cc, Variable Valve Timing (VVT), Multi Point Injection (MPI), Metal Timing Chain dan Drive by Wire Technology. New Ertiga Dreza tetap ditunjang dengan penggerak roda depan (frontwheel drive) yang membuat performa mobil menjadi responsif

New Ertiga Dreza MT dijual dengan harga Rp. 229.500.000, New Ertiga Dreza GS dengan harga 223.900.000, dan New Ertiga Dreza GS AT dijual dengan harga Rp.236.500.000. Semua dipasarkan dengan harga on the road (OTR) di wilayah Jabodetabek.(kpl/why/sno)

Sumber

Posted in News and tagged , , .