Inilah Teknologi Dualjet Mobil Suzuki

Inilah Teknologi Dualjet Mobil Suzuki  | Inovasi di industri otomotif tak pernah berhenti. Otomotif bisa dikatakan sebagai salah satu industri paling dinamis.

Setiap produsen ‘jor-joran’ mengeluarkan uang untuk divisi R&D (research & development) guna menciptakan teknologi dan inovasi. Suzuki, salah satu perusahaan otomotif ternama yang memulai bisnis pada tahun 1909, tak pernah berhenti melahirkan inovasi dan teknologi baru.

“Suzuki Motor Corporation punya sejumlah teknologi andalan seperti mesin DUALJET, EASS (Idling Stop), SHVS,” ujar Harold Donnel, product development manager PT Suzuki Indomobil Sales.

Mesin DUALJET 1.2-liter memiliki efisiensi thermal tinggi. Mesin ini mulai diaplikasi pada tahun 2014 di beberapa model Suzuki di Eropa seperti Swift.

Ruang bakar mesin DUALJET lebih kecil dibandingkan mesin konvensional guna meningkatkan kompresi rasio sehingga performa dan tingkat keramahan terhadap lingkungan semakin tinggi.

suzuki dualjet

Jantung mekanis DUALJET bisa dikawinkan dengan Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). SHVS terdiri dari baterai Lithium-ion 12V dan ISG (Integrated Starter Generator). ISG bertindak sebagai generator dan motor.

Perpaduan keduanya sangat cocok digunakan oleh mobil-mobil kecil karena lebih menghemat BBM (bahan bakar minyak) karena mesin dibantu oleh motor dan pengisian kembali energi baterai lebih efisien. Dimensi baterai kecil, ringan  dan didesain dapat berfungsi sepanjang masa. Tingginya performa baterai meningkatkan frekuensi bantuan terhadap mesin dan kelistrikan (lampu belakang, meter cluster, audio system)

EASS (Engine Auto Stop & Start) dapat mematikan mesin secara otomatis ketika mobil berdeselerasi dari 15 kpj sebelum berhenti total. Untuk bergerak kembali, mesin dinyalakan oleh ISG. Dengan ISG akselerasi awal menjadi lebih halus dan hening dibandingkan starter konvensional. EASS dapat dimatikan oleh pemiliknya ketika menghadapi kemacetan luar biasa. [Dew/Idr] Sumber

Posted in News and tagged , , , .