Seperti ini Spesifikasi Suzuki Baleno Untuk Pasar Otomotif

Seperti ini Spesifikasi Suzuki Baleno Untuk Pasar Otomotif | Suzuki Baleno terbaru mengalami berubahan yang siginifikan. Tidak hanya mobil andalan Suzuki tersebut kini menggunakan platform baru, tapi juga menanggalkan bentuk sedan. Meski ukurannya lebih besar, namun menurut Suzuki, bobotnya justru lebih ringan berkat penggunaan platform baru tersebut, karena menggunakan material yang memunginkan bobot untuk terpangkas. Namun di luar itu, ada beberapa hal yang membuatnya kini lebih menarik, sekaligus membingungkan.

Menarik karena Suzuki melakukan terobosan berani dengan mengalihkan Baleno dari bentuk sedan menjadi hatchback. Bentuknya terlihat rapi dan enak dilihat, demikian juga dengan interiornya yang lega karena wheelbase-nya mencapai 2.520 mm.

Dibalik kap mesinnya, tertanam jantung mekanis yang diklaim memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien. Mesin yang digunakan adalah 1,2 liter bertenaga 83 hp, dan juga satu pilihan mesin diesel berkapasitas 1,3 liter, yang mampu menyemburkan 74 hp dengan torsi 190 Nm. Namun yang menarik adalah kehadiran satu mesin berimbuhan turbocharger, dengan tiga silinder berkapasitas 1,0 liter berteknologi Booster Jet. Mesin ini dikembangkan bersama oleh Suzuki dan Fiat, dan inilah yang paling bertenaga (110 hp), sekaligus menjadi otot mekanis standar untuk Baleno yang dipasarkan di Eropa.

Di India, yang merupakan negara dengan pasar Suzuki terbesar di dunia, Baleno diposisikan sebagai salah satu produk premium Maruti Suzuki, dan berada diatas Suzuki Swift, yang juga berbentuk hatchback. Fitur-fiturnya memang jauh berada diatas Swift. Pada Baleno tertinggi, Suzuki membekalinya dengan lampu proyektor, sistem navigasi yang terintegrasi dengan layar sentuh multimedia di dashboard, Day-time Running Light, hingga Apple CarPlay.

Tapi itu di India. Suzuki Indomobil menurut rumor akan menampilkan mobil ini di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016 yang akan berlangsung bulan Agustus nanti. Nah, di pasar Indonesia ceritanya akan berbeda untuk Baleno ini. Secara kelengkapan fitur, bolehlah mobil yang dimensinya 145 mm lebih panjang dari Swift ini (3.995 mm vs 3.850 mm) berada di atas ‘adiknya’ itu.

Namun dari sisi teknis, akan sedikit membingungkan. Masalahnya, mesin yang digunakan oleh Swift adalah K14B yang memiliki kapasitas 1,4 liter. Kalau Baleno lebih premium (lebih mahal) dari Swift, tapi memiliki kapasitas mesin lebih kecil, mungkinkah pasar Indonesia bisa menerima perbedaan seperti itu? Kami meragukannya, bahkan jika memang Baleno akan dipasarkan dengan mesin Boosterjet sekalipun.

Sumber

 

Posted in News and tagged , , , .