Strategi Suzuki Mobil Hadapi Pasar Otomotif Indonesia 2016

Davy J Tuilan selaku 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan bahwa situasi perekonomian Indonesia yang kurang kondusif, sangat memberikan dampak pada penjualan di hampir semua sektor otomotif, termasuk pangsa pasar produsen mobil asal Jepang itu turun hingga sekitar 2,5 persen ditahun 2015 lalu.

Davy juga mengatakan bahwa Market di tahun 2015 lalu penjualan retail 1.3031 juta. Market turun karena keadaan situasi ekonomi Indonesia masih kondusif, dan juga dimana di tahun 2015 lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditergetkan akan mencapai 5,7 persen ternyata malah turun menjadi 4,7 persen.

sama seperti dengan tahun-tahun sebelumnya, konstribusi terbesar untuk mobil Suzuki datang dari Suzuki Ertiga yang bertarung langsung di segmen low MPV.

namun meski kondisi pasar pada tahun 2015 tidak terlalu bergairah, namun untuk Suzuki masih tetap menggebrak pasar dengan meluncurkan beberapa model baru yakni seperti Wagon R, New Ertiga, Swift GS, Celerio, dan mobil sedan premium yakni Suzuki Ciaz.

lalu kemudian untuk menghadapi pasar otomotif tahun 2016 ini yang mana telah diprediksi masih akan tetap sama seperti tahun 2015 lalu, Suzuki Indonesia pun sudah menyiapkan berbagai macam strategi. dan salah satunya adalah, Suzuki telah terpacu untuk meningkatkan investasi di Indonesia dengan melalu pembukaan pabrik baru di kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Blok AC No. 1 Kota Deltamas, Cikareng Pusat, Bekasi, Jawa Barat dengan total investasi sebesar 1 miliar dollar AS.

maka dengan bertambahnya investasi itu, PT SIS mengaku bahwa mereka sangat optimis untuk meningkatkan produksi produk-produk Suzuki hingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Posted in News and tagged , , .